Jumat, 21 Februari 2014

Sehabis Dhuha : (Dalam renung bagi diriku)



adakah kebenaran yang kau temui dari setiap sujud sebelum maut menjemput di perbatasan sunyi.? 

begitulah,kiranya kau berlari merabas kemungkinan dari hati yang khusyuk dan sejenak diam tanpa harus menghabiskan setiap perbendaharaan kata yang tersimpan antara kaf dan nun

di mihrab-Nya tak kau pahami betapa waktu mengukirmu menjadi kelam dan kehilangan kesabaran lalu kau dengar sebuah bisikan : 

 ...." kembalilah menjalani hari dengan hari-hari yang suci,dan biarkan tubuh diam, tanpa ruh." ...

angin khuldi, meniupkan pembenaran,dinding kamar menjadi sunyi senyap tanpa lampu,gelap, penuh airmata...mungkin,kau harus begini tanpa berharap benda benda dunia dari pintu membuka segala keikhlasan dan kembali dalam keberdayaanmu sebagai hamba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar