Dan ranting dalam batok kepalaku bergemeretak.
Menimbulkan denyut yang paling gaduh.
Pohon cinta itu rubuh menyemburkan getah kerinduan pada bisik mesramu :
.. "sepi berdendang Seperti seruling lengking di ujung malam."
..Sekali ini...Terimalah uluran tangan edelweisku. Sekali ini....Peluklah dada lelaki paling sunyi ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar