Bahwa kata kata naik ke ujung sendok, melukai garpu, tenggelam dalam
remang kabut yang terbaring pada seraut wajah melankoli di sudut
ingatan, menuntun malam menuju pagi menjejali lobang lobang ingatan
dalam selasar kenangan dulu dan kini, merelief pertanyaan pada meja
makan yang gemetar : adakah yang dapat mengalahkan kenangan selain
kerinduan, lalu di tapal mana akan kita habiskan riwayat sunyi ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar