“telah kutimbun rindu pada tiap helai rambutmu
meski tak kutahu benar bagaimana rindu
kuterjemahkan padamu”
di dalam ingatan ini, pertemuan menjadi abadi
selalu ada yang terperangkap meski kita tak saling ucap
sebab dalam ingatan ini, selalu kutemui jejak-jejak kaki
yang mengantarku pulang kembali kepadamu;
pulang kembali ketempat aku mengabdi
maka di ujung jejak kaki ini
kubayangkan kau berdiri sendiri, setia menemani sepi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar